Pertanian

500 Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat Hari Tani Nasional di Pasrujambe

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Momen saat jalan santai berlangsung
Momen saat jalan santai berlangsung

Lumajang– Semarak Hari Tani Nasional 2026 menggema di Desa Pasrujambe, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Sekitar 500 warga turun ke jalan mengikuti jalan sehat yang digelar Kelompok Tani Harapan Kita di Dusun Krajan 1, Minggu (20/9/2026).

 

Mengusung tema “Bertani Sejak Muda Meraih Mimpi di Masa Tua”, kegiatan berlangsung meriah. Jalan sehat sekaligus menjadi ruang berkumpul warga dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat pertanian.

 

Besarnya jumlah peserta membuat pengamanan menjadi perhatian. Personel Polsek Pasrujambe bersama Koramil Pasrujambe melakukan pengamanan dan monitoring sejak persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

 

Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan ratusan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman, sementara arus lalu lintas di sepanjang rute tetap terkendali.

 

“Kami melakukan pengamanan dan monitoring sejak persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Pengamanan dilakukan untuk memastikan peserta dapat mengikuti jalan sehat dengan aman dan arus lalu lintas di sepanjang rute tetap terkendali,” kata Sujianto.

 

Jalan sehat mengambil titik start dan finish di depan rumah Mas Hari Telo, Dusun Krajan 1. Peserta kemudian menempuh rute sekitar 2 kilometer melewati sejumlah ruas jalan desa.

 

Pemberangkatan peserta dilakukan secara simbolis oleh Sekcam Pasrujambe Muhammad Suhudi, S.Pd., didampingi Kepala Desa Pasrujambe Sugianto, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Ketua Kelompok Tani Harapan Kita Hariyanto.

 

Sebelum peserta bergerak, rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, doa bersama, Mars Kelompok Tani Harapan Kita hingga senam bersama SKJ 88.

 

Setelah ratusan peserta kembali ke garis finish, suasana semakin meriah dengan pertunjukan kesenian bantengan “Letter U Mbois” Desa Pasrujambe.

 

Kepala Desa Pasrujambe Sugianto turut mengapresiasi konsistensi Kelompok Tani Harapan Kita yang menggelar kegiatan serupa setiap tahun. Sejumlah program terkait pertanian juga disampaikan, mulai pembangunan jalan usaha tani, pupuk hingga dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian.

 

Sementara itu, PPL Pertanian Desa Pasrujambe memberikan apresiasi terhadap kerja keras kelompok tani selama periode 2025–2026. Para petani juga didorong mulai mengadopsi teknologi pertanian yang lebih efisien serta membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian.

 

Menurut Sujianto, semangat Hari Tani Nasional tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial.

 

 “Pertanian merupakan sektor penting bagi masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberikan semangat kepada para petani,” ujarnya.

 

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan pengundian kupon berhadiah. Panitia menyiapkan satu unit sepeda motor listrik dan dua ekor kambing sebagai hadiah utama.

 

Berbagai hadiah hiburan juga disiapkan, mulai dari mixer, setrika, kipas angin, tangki elektrik, dispenser hingga perlengkapan dapur. Pengundian berlangsung meriah dengan diiringi hiburan musik elekton.

 

Di tengah kemeriahan tersebut, personel kepolisian tetap berjaga di sejumlah titik. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis, terutama untuk membantu kelancaran peserta yang menggunakan ruas jalan desa serta mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

 

“Kami mengimbau seluruh peserta tetap mengikuti arahan petugas, menjaga ketertiban dan berhati-hati selama berada di jalan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah ikut menjaga keamanan sehingga kegiatan berjalan lancar,” kata Sujianto.

 

Hari Tani Nasional diperingati setiap 24 September. Momentum tersebut menjadi ruang untuk memberikan apresiasi terhadap peran petani sekaligus mengingat kembali sejarah perjuangan agraria di Indonesia.

 

Di Pasrujambe, peringatan tahun ini tidak hanya diramaikan dengan jalan sehat. Ratusan warga sekaligus menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi kekuatan penting dalam kehidupan masyarakat tani (Red).