Penguatan ke Keluarga Korban
Duka Longsor Pronojiwo, Kapolres Lumajang Sambangi Rumah Korban dan Salurkan Bantuan
Lumajang – Kepedulian terhadap warga terdampak bencana ditunjukkan jajaran Polres Lumajang. Di tengah suasana duka akibat tanah longsor yang menelan korban jiwa di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lumajang mendatangi rumah keluarga korban, Senin (2/11/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar menyampaikan belasungkawa. Kehadiran jajaran kepolisian juga menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang tengah menghadapi kehilangan orang tercinta akibat bencana alam.
Dalam suasana penuh haru, Kapolres secara langsung menyampaikan ungkapan duka cita serta menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga korban. Dukungan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga di tengah situasi sulit pascamusibah.
AKBP Riki Yariandi menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar Polres Lumajang turut merasakan duka mendalam atas tragedi yang terjadi di wilayah Pronojiwo tersebut.
"Kami hadir di sini untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Kehadiran kami merupakan wujud empati dan kepedulian jajaran kepolisian untuk memberikan penguatan moral agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ujarnya.
Tak hanya memberikan perhatian kepada keluarga korban, Kapolres juga memastikan jajaran Polres Lumajang terus terlibat dalam penanganan dampak bencana di lapangan.
Menurutnya, upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses evakuasi, pendampingan keluarga korban, hingga pembersihan material longsor dan pengamanan permukiman warga.
"Polres Lumajang memastikan akan mengawal seluruh proses penanganan pascabencana. Selain pendampingan bagi keluarga korban, personel kami di lapangan terus bekerja bahu-membahu menuntaskan pembersihan material longsor serta mengamankan permukiman warga," tegasnya.
Di tengah ancaman cuaca ekstrem, Kapolres juga mengingatkan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan rawan longsor di Kecamatan Pronojiwo, agar meningkatkan kewaspadaan.
Curah hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memicu pergerakan tanah dan bencana susulan. Karena itu, masyarakat diminta segera menjauh dari lokasi berbahaya dan mengikuti arahan petugas apabila situasi dinilai mengancam keselamatan.
"Kami mengimbau warga sekitar untuk selalu waspada, terutama saat intensitas hujan tinggi. Jika berada di kawasan rawan pergerakan tanah, segera mengamankan diri ke titik yang lebih aman dan koordinasikan dengan petugas kami yang berada di posko lapangan," pungkas AKBP Riki Yariandi.
Kunjungan tersebut menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit (Red).
Editor : Redaksi