Lumajang (lumajangsatu.com) - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Kabupaten Lumajang menyalurkan air bersih. Dua Desa yakni Dadapan dan Wonokerto didroping air bersih yang diambil dari Rowo Kancu.
Ridwan, ketua LPBINU Lumajang menyatakan LPBINU bekerjasama dengan LazisNU dalam pendistribusian air bersih. Banyak daearh di Lumajang saat musim kemarau kekurangan air bersih dan kondisinya cukup memprihatinkan.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Tadi kita droping tiga tangki air bersih ke dua Desa yang mengalami krisis air bersih," jelas Ridwan, Senin (14/10/2019).
Dana air bersih berasal dari LazisNU yang dihimpun dari warga Nahdliyin. Setelah terkumpul dana baru didistribusikan dalam bentuk air bersih kepada warga yang membutuhkan.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
"Warga sangat bahagia mas, karena air bagi warga yang krisis air bersih sangat berharga. Jika beli maka harus mengeluarkan uang ratusan ribu," tuturnya.
Bagi warga yang inngin bersedekah air bisa datang ke Kantor NU di jalam Musi nomor 9. Yang akan mendistribusikan adalah LPBINU Kabupaten Lumajang. Satu tangki air seharga 250 350 ribu, tergantung jauh dekatnya lokasi.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
"Silahkan para dermawan yang ingin beramal air, kita siap untuk mendistribusikan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi