Lumajang - Buntut viral ambulance Desa Sukorejo Kecamatan Kunir karena dibuat mengangkut Kambing, 3 orang diperiksa inspektorat Kabupaten Lumajang. Kasi Pelayanan Desa, sopir ambulance Desa dan juga Kepala Desa Sukorejo Sismi Wahidah.
Ketiga orang tersebut datang sekitar pukul 14.10 wib ke kantor inspektorat dan langsung menjalani pemeriksaan. Kepada sejumlah wartawan, Sismi membenarkan kedatangannya karena ada panggilan dari inspektorat karena persoalan ambulance Desa.
Baca juga: Polsek Kunir Kenalkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Sasar Siswa Kelas IX SMPN 1 Kunir
"Saya beri keterangan setelah saya memberikan keterangan di inspektorat," ujar Sismi sebelum masuk keruang pemeriksaan, Senin (29/06/2020).
Baca juga: Jangan Sekadar Andalkan Potensi Desa, KDMP Lumajang Didorong Susun Bisnis yang Siap Jalan
Hingga satu jam lebih, pemeriksaan kepada tiga orang dari Desa Sukosari tersebut belum selesai. Pihak inspektorat juga belum di konfirmasi, apa sanksi yang akan diberikan pada Kepala Desa Sukorejo.
Sebelumnya viral video ambulance Desa Sukorejo dibuat untuk mengangkut kambing dari pasar hewan Lumajang. Pemerintah Kabupaten Lumajang juga sudah menarik ambulance tersebut untuk kepentingan pengecakan apakah ada fasilitas ambulance yang rusak.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Bupati Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Indah Amperawati juga amat menyayangkan kejadian tersebut. Penyalahgunaan penggunaan ambulance Desa di Lumajang sudah terjadi tiga kali sejak tahun 2014 silam.(Yd/red)
Editor : Redaksi