Lumajang - Polres Lumajang sudah panggil 15 orang saksi terkait kasus dugaan penyalahgunaan dana PKH, BPNT/BSP maupun Bansos di Desa Sawaran Kulon Kecamatan Kedungjajang. Dari beberapa saksi yang terpanggil memungkinkan jika akan berubah status menjadi tersangka namun tunggu beberapa tahap, Rabu (01/09/2021).
Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengungkapkan bahwa saksi tersebut yang telah dipanggil merupakan pendamping PKH, Dinsos, E-Warung dan Korlap Kabupaten. Pihaknya juga secepatnya akan tetapkan tersangka jika pengaduan ini sudah stop.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Ikuti Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM Lokal
"Karena kami menjumlahkan seluruh kerugian yang ada" kata AKBP Eka.
Baca juga: Cegah Guru Terjerat Hukum Saat Disiplinkan Siswa, KORPRI Lumajang Dorong SOP yang Jelas
Pihaknya juga menyebutkan bahwa modus terjadinya kasus ini karena kepolosan warga yang gaptek. Lalu mereka memanfaatkan situasi ini untuk dijadikan ajang manipulasi data.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi