Lumajang - Hujan deras yang menguyur kaki gunung Semeru menyebabkan banjir lahar panas. Aliran lava vulkanis terekam oleh warga dan penambang pasir.
"Iya mas, banjir lahar panas sisa letusan Semeru tahun lalu," kata abid Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Joko Sambang pada lumajangsatu.com, Sabtu (4/12/2021).
Baca juga: Bupati Lumajang Buka Kuota 100 Beasiswa Mahasiswa Baru, Bantuan Rp6 Juta per Semester
Masi kata dia, sisa lahar awan panas terbawa air hujan ke aliran lahar Semeru. Saat ini, warga sudah dihimbau tidak beraktifitas.
Baca juga: Santri Lumajang Raih Juara PORSADIN 2026, Bawa Pulang Voucher Umrah Rp5 Juta
"Petugas siaga bersama relawan dikawasan aliran Semeru," paparnya.
Baca juga: Pemkab Lumajang Jamin Anak Panti Asuhan Dapat Makan Tiga Kali Sehari
Saat ini BPBD Lumajang masih terus memantau informasi terkini. Pasalnya, ini setahun semeru memuntahkan awan panas sejauh 12 kilometer. (har)
Editor : Redaksi