Lumajang - Meski memiliki nilai pertumbuhan ekonomi positif tahun 2022, namun tingkat pengangguran terbuka (TPT) Lumajang malah meningkat. Pemerintah Kabupaten terus berupaya mengurangi angka pengangguran dari pengaruh situasi ketidakpastian ekonomi global maupun nasional.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, bahwa TPT Lumajang pada 2022 tercatat sebesar 4,97 persen, angka itu naik 1,46 persen dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 3,51 persen.
Baca juga: Oktafiyani Pimpin Pelantikan PAW Anggota DPRD Lumajang, Sofiana Yunita Resmi Gantikan Almarhum Amin
"Kenaikan ini bisa jadi dipicu kondisi perekonomian global dan nasional yang masih belum stabil, sehingga peluang kerja belum tersedia sepenuhnya," kata dia.
Cak Thoriq juga mengatakan, adapun beberapa intervensi pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran, beberapa diantaranya menciptakan lapangan pekerjaan melalui program padat karya dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang rentan akibat dampak kondisi perekonomian yang masih belum stabil.
Baca juga: Sinergi Pemkab dan DPRD Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru
"Ini merupakan Intervensi pemerintah untuk menekan angka pengangguran," ujarnya.
Sementara itu, dilihat dari sisi jumlah angkatan kerja, pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja di Lumajang mencapai sebanyak 586.536 orang, angka itu naik 32.218 orang dibandingkan tahun 2021.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tahun 2022 tercatat sebesar 66,75 persen, angka itu mengalami kenaikan 3,56 persen dari tahun 2021 yang mencapai 66,19 persen," pungkasnya.(Kom/red)
Editor : Redaksi