Lumajang - Dampak cuaca ekstrim, angin puting beliung menerjang sejumlah rumah di Desa Selok Awar Awar Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Angin kencang tersebut tak sampai satu menit, langsung merusak sejumlah rumah di Dusun Krajan RT 26 RW 10, RT 30 dan RW 12 sekitar pukul 05.30 WIB, Selasa (08/10/2024).
“Awalnya ada mendung tebal, kemudian turun hujan sedang dan ada angin kencang langsung menerjang rumah-rumah warga,” jelas Anshori Ketua Desa Tangguh Bencana (Destana) Selok Awar Awar, Rabu (09/10/2024).
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Akibat bencana angin puting beliung tersebut, ada 13 banguan rumah, tenda hajatan, tenda rukem dan ruko milik warga rusak. Kerusakan rata-rata atap terbang dan ada pula yang rusak cukup parah seperti atap asbes ambruk diterjang angin.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Dalam kejadian tersebut, tak ada korban jiwa, hanya kerugian material yang ditaksir mencapai 13 juta rupiah. Tim gabungan dari Forkopimcam, TRC BPBD dan sejumlah relawan langsung mengambil tindakan dengan memberikan bantuan kepada para korban berupa selimut dan makanan siap saji.
Petugas juga sudah mengirimkan data asesmen kepada BPBD agar mendapatkan tindakan lebih lanjut. “Tak ada korban jiwa mas, hanya korban material yang ditaksir sekitar 13 juta rupiah lebih. Kita berharap Lumajang selalu dijauhkan dari bencana dan kita yang berada di wilayah rawan bencana juga harus siap siaga,” pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi