Lumajang - Duel carok terjadi di Desa Tanggung Kecamatan Padang melibatkan Nito Markum dan Mari, keduanya warga Desa Merakan Kecamatan Padang.
Keduanya merupakan tetangga dan bekerja sebagai pedagang petai. Diduga keduanya mempunyai yang cukup lama hingga tidak terselesaikan dan terjadilah tragedi duel carok.
Baca juga: Pemkab Lumajang Libatkan Pemilik Toko Perangi Rokok Ilegal dari Tingkat Desa
Kejadian ini sekitar jam 08.00 WIB bermula saat Nito Markum mengetahui Mari sedang memperbaiki motornya di sebuah bengkel di Dusun Krajan, Desa Tanggung. Keduanya terlibat cekcok mulut yang kemudian berujung pada perkelahian dengan celurit yang sudah mereka siapkan.
Mari mengalami luka sabetan celurit yang cukup parah di bagian perut dan meninggal dunia setelah bersimbah darah. Sementara itu, Nito Markum mengalami luka di pergelangan tangan kanan yang patah dan luka robek di kepala sebelah kiri.
Kasubsi Pidum Sihumas Polres Lumajang, Ipda Untoro membenarkan adanya duel carok itu. Keduanya saat ini sedang ditangani petugas medis RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Baca juga: Gaji PPPK Diambil Alih Pusat, Pemkab Lumajang: Ruang Fiskal Daerah Bisa Lebih Longgar
"Salah satu korban berinisial M meninggal dunia dan satunya kritis" ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus ini (Ind/red).
Baca juga: PCNU Lumajang Bawa Aspirasi Daerah ke Muktamar ke-35 NU di Jombang
Editor : Redaksi