LUMAJANG – Balai Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menjadi sasaran pencurian pada Rabu (6/8/2025) dini hari. Dua sepeda motor milik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Jember (Unej) dan Universitas Islam Negeri KHAS Jember hilang digondol pelaku.
Salah satu korban, Ika Wahyu, mengungkapkan motor hilang sekitar pukul 03.18 WIB saat dirinya dan rekan-rekan sedang tidur di ruangan sebelah. “Yang dicuri dua motor. Hilangnya sekitar jam 3 pagi, kita tidur di ruang sebelah, tidak mendengar apa-apa,” ujar Ika.
Baca juga: Empat Polsek di Lumajang Perketat Patroli Antisipasi Kejahatan 3C, Warga Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Berdasarkan pantauan di lokasi, pelaku diduga sempat berupaya membobol tembok menggunakan bambu dan botol berisi cairan diduga hidrogen klorida (HCl). Setelah gagal, pelaku memanjat jendela untuk masuk ke ruangan tempat kendaraan diparkir.
Motor yang hilang adalah Honda Vario hitam milik Thoriq, mahasiswa Unej, dan Honda Beat hitam milik Ika, mahasiswa UIN KHAS Jember.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Kepala Desa Alun-alun, Dulhanan, mengaku kaget atas kejadian tersebut. “Saya kira balai desa ini aman, ternyata apes. Selama ini belum pernah ada pencurian,” katanya.
Camat Ranuyoso, Masrurin, mengimbau mahasiswa KKN agar selalu berkoordinasi dengan perangkat desa terkait keamanan. “Kalau mau keluar malam atau ada kegiatan di luar, izin dulu ke perangkat desa,” ujarnya.
Baca juga: Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lumajang Perketat Pengamanan Malam, Cegah Aksi 3C
Sejumlah warga menyayangkan lemahnya sistem keamanan balai desa yang minim penjagaan dan tidak dilengkapi kamera pengawas. Mereka berharap kepolisian segera mengungkap pelaku serta meningkatkan keamanan lingkungan desa (Ind/red).
Editor : Redaksi