Lumajang — Atmosfer panas Derby Jawa Timur terasa hingga ke warung kopi di jantung Kota Lumajang. Puluhan suporter memadati lokasi nonton bareng (nobar) laga sengit antara Persebaya Surabaya dan Arema FC, Selasa (28/4/2026). Di tengah rivalitas tinggi, aparat kepolisian turun langsung memastikan suasana tetap terkendali.
Baca juga: Sinergitas TNI-Polri Kawal Pemilihan Ketua RW 02 Rogotrunan, Jakfar Menang Telak Raih 162 Suara
Pengamanan dilakukan oleh jajaran Polsek Lumajang Kota di Warung Kopi Kayubi, Jalan Sultan Hasanuddin. Dipimpin Kapolsek Edi Kuswanto, tiga personel disiagakan untuk mengawal jalannya nobar agar berlangsung aman dan tertib.
Laga bertajuk “Derby Jatim” tersebut berakhir dengan kemenangan telak Persebaya Surabaya yang membungkam Arema FC dengan skor mencolok 4-0. Hasil ini disambut antusias oleh para pendukung, namun tetap dalam suasana kondusif.
Kapolsek Edi Kuswanto menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif mengingat tingginya tensi rivalitas kedua tim.
“Kami memastikan kegiatan nobar berjalan aman, tertib, dan kondusif. Alhamdulillah seluruh rangkaian berlangsung lancar tanpa gangguan berarti,” ujarnya.
Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Isuzu Elf Terjun ke Sungai di Yosowilangun, Sopir Selamat
Selain pengamanan di lokasi, petugas juga melakukan patroli di sekitar area untuk mengantisipasi potensi kerawanan, mulai dari gangguan lalu lintas hingga kemungkinan gesekan antarpendukung.
Imbauan pun disampaikan kepada para penonton agar tetap menjaga ketertiban dan tidak terpancing emosi.
“Junjung tinggi sportivitas. Jangan sampai euforia berlebihan justru merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.
Kehadiran aparat terbukti efektif menjaga stabilitas selama nobar berlangsung. Di tengah panasnya rivalitas Derby Jatim, Lumajang menunjukkan bahwa semangat sepak bola tetap bisa dirayakan dengan aman dan dewasa (Red).
Editor : Redaksi