Lumajang Aman

Lumajang Siaga Penuh! Bupati Larang Camat Keluar Kota, CCTV Dipasang Massal di Seluruh Dusun

Reporter : Indana Zulfa
Indah Amperawati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Kapolres Lumajang AKBP Alex memberikan keterangan terkait penguatan keamanan wilayah, peningkatan patroli.

Lumajang — Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat merespons situasi keamanan yang menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bupati Lumajang, Indah Amperawati mengumpulkan seluruh camat dan mengeluarkan instruksi tegas agar tidak ada pejabat wilayah yang meninggalkan daerah tugasnya pada akhir pekan hingga beberapa pekan ke depan.

 

Baca juga: Sinergitas TNI-Polri Kawal Pemilihan Ketua RW 02 Rogotrunan, Jakfar Menang Telak Raih 162 Suara

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan sekaligus memperkuat pengawasan di wilayah masing-masing, khususnya pada titik-titik yang dianggap rawan gangguan keamanan.

 

Tak hanya memperketat kesiapsiagaan aparatur, Pemkab Lumajang juga mempercepat pencairan dana dusun guna mendukung pemasangan CCTV di seluruh dusun secara serentak mulai pekan depan. Program itu menjadi bagian dari penguatan sistem pengawasan berbasis lingkungan untuk meminimalkan potensi tindak kriminal.

 

Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Isuzu Elf Terjun ke Sungai di Yosowilangun, Sopir Selamat

Pemkab memastikan pengawalan akan dilakukan penuh. Jika ditemukan kendala jaringan internet, WiFi, maupun persoalan teknis lainnya, pemerintah daerah siap turun langsung memberikan pendampingan agar pemasangan CCTV tetap berjalan sesuai target.

 

“Keamanan wilayah harus diperkuat bersama,” tegas Bupati Lumajang Jumat, (8/5/2026).

Baca juga: Ribuan Warga Padati Karnaval Akulturasi Budaya Pagowan, Kapolsek Pasrujambe Tekankan Keamanan dan Ketertiban

 

Kebijakan siaga penuh tersebut menjadi sinyal keseriusan Pemkab Lumajang dalam menjaga kondusivitas daerah dan meredam keresahan masyarakat akibat maraknya gangguan keamanan di sejumlah wilayah (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru