LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat penguatan sistem keamanan lingkungan dengan memasang ribuan kamera pengawas (CCTV) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai wilayah hingga tingkat dusun.
Baca juga: Diduga Hendak Curi Motor, Pemuda di Randuagung Lumajang Diamankan Warga
Langkah ini menjadi strategi tegas untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus menekan potensi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.
Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) per 21 Mei 2026 mencatat sebanyak 2.864 unit PJU dan 1.179 unit CCTV telah terpasang. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring percepatan program yang digencarkan pemerintah daerah.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan, keamanan tidak boleh hanya terpusat di wilayah kota, tetapi harus benar-benar dirasakan hingga tingkat dusun.
“Kami ingin keamanan hadir sampai ke lingkungan paling dekat dengan masyarakat. Melalui Dana Dusun, pemasangan CCTV dan PJU terus kami dorong agar desa semakin aman, terang, dan nyaman,” tegasnya saat meninjau dashboard CCTV di Ruang Mahameru, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Dua Korban Tenggelam di Ranu Pakis Berhasil Ditemukan, Operasi Pencarian Resmi Ditutup
Menurutnya, pemasangan CCTV dan PJU bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan bagian dari sistem pengawasan berbasis lingkungan. CCTV memperkuat pemantauan di titik strategis, sementara PJU menjadi benteng awal mencegah potensi kejahatan pada malam hari.
Pemkab Lumajang juga mendorong optimalisasi Dana Dusun untuk mempercepat pemerataan fasilitas keamanan, terutama di wilayah yang masih minim penerangan dan pengawasan.
Baca juga: Bupati dan Polisi Turun Langsung, Penegakan Aturan Tak Hanya di Atas Kertas
Di sisi lain, pemerintah menekankan pentingnya peran aktif masyarakat melalui siskamling dan kepedulian sosial sebagai bagian dari sistem keamanan terpadu.
Dengan kombinasi teknologi dan partisipasi warga, Pemkab Lumajang menargetkan terciptanya lingkungan yang lebih aman, tertib, dan kondusif, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung tanpa rasa khawatir (Red).
Editor : Redaksi