MPLS

Hari Ketiga MPLS, Polsek Senduro Bekali Siswa Baru Tertib Lalu Lintas, Bahaya Narkoba hingga Cegah Bullying

Reporter : Indana Zulfa
Polsek Senduro Bekali Siswa Baru Edukasi Lalu Lintas, Anti Narkoba dan Anti Bullying

Lumajang  – Hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kecamatan Senduro dimanfaatkan Polsek Senduro untuk membekali peserta didik baru dengan pengetahuan di luar materi akademik. Rabu (15/7/2026), personel kepolisian turun langsung ke sekolah memberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai tertib berlalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pencegahan bullying.

 

Baca juga: Pemkab Lumajang Siapkan Seragam Gratis, Orang Tua Diminta Tak Buru-buru Membeli

Kegiatan digelar di dua lembaga pendidikan, yakni SMA Negeri Senduro dan MTs Sunan Kalijaga Senduro. Sejak pagi, ratusan siswa baru mengikuti penyuluhan dengan antusias, bahkan aktif berdialog bersama personel kepolisian.

 

Di SMA Negeri Senduro, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas. Mereka diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi dokumen kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.

 

Sementara di MTs Sunan Kalijaga, materi penyuluhan diperluas dengan pembahasan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak buruk bullying di lingkungan sekolah.

 

Personel Polsek Senduro menjelaskan bahwa perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, dapat meninggalkan dampak psikologis yang serius bagi korban. Karena itu, para pelajar diajak menumbuhkan budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik.

 

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan seputar aturan lalu lintas, kenakalan remaja, hingga cara menghindari pergaulan negatif dijawab langsung oleh anggota kepolisian.

 

Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso, S.H., mengatakan kehadiran Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

 

Baca juga: Pemkab Lumajang Siapkan Tambahan Beasiswa Kuliah, Mahasiswa Kurang Mampu Jadi Prioritas

"Momentum MPLS sangat tepat untuk memberikan bekal kepada para peserta didik baru, bukan hanya tentang aturan di sekolah, tetapi juga nilai-nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap hukum, serta pentingnya menjaga perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari," ujar AKP Wahono.

 

Menurutnya, pelajar sebagai generasi penerus bangsa perlu dibekali pemahaman mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, dan budaya bullying.

 

"Kami ingin para siswa memahami bahwa narkoba dapat menghancurkan masa depan, sementara bullying bisa meninggalkan trauma berkepanjangan bagi korban. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta didik untuk saling menghormati, saling mendukung, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi semua," katanya.

 

AKP Wahono juga menekankan pentingnya membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia dini. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Baca juga: TMMD Ke-129 Dimulai, Infrastruktur Desa Ledoktempuro Ditingkatkan untuk Dorong Ekonomi Warga

 

"Keselamatan di jalan dimulai dari disiplin. Gunakan helm, patuhi rambu lalu lintas, jangan berkendara jika belum memiliki SIM, dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Kami berharap para pelajar dapat menjadi contoh yang baik, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat," tegasnya.

 

Ia menambahkan, kegiatan edukasi kepada pelajar akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendekatan Polri yang preventif, humanis, dan edukatif.

 

"Polri tidak hanya hadir ketika terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui edukasi. Kami ingin membangun kedekatan dengan para pelajar agar mereka tidak segan menjadikan polisi sebagai sahabat yang siap memberikan perlindungan, pengayoman,dan pelayanan," pungkasnya (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru