Lumajang (lumajangsatu.com) - Jumlah desa yang kosong jabatan kadesnya semakin bertambah. Pasalnya, Kepala Desa Buwek Kecamatan randuagung meninggal dunia. Dari informasi yang dihimpun, usai bermain badminton kades Ir. Effendi meninggal karena serangan jantung.
"Saya selaku ketua Komisi A DPRD secara pribadi dan lembaga turut berduka cita, semoga amal ibdah beliyau diterima oleh Allah SWT," ujar Hj. Nur Hidayati M.Si, Senin (08/06/2015).
Baca juga: Oktafiyani Pimpin Pelantikan PAW Anggota DPRD Lumajang, Sofiana Yunita Resmi Gantikan Almarhum Amin
Tak hanya kades Buwek, Kades Pandanwangi beberapa waktu lalu juga meninggal dunia. Sehingga, dalam sebulan terakhir ada dua kepala desa yang meninggal dunia.
"Pelayanan di Desa tidak boleh terganggu, pemerintah harus segera melantik Pj Kades dari PNS," paparnya.
Baca juga: Sinergi Pemkab dan DPRD Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru
Pj Kades dari PNS tersebut paling lama menjabat 30 hari untuk menyiapkan pemilihan antar waktu (PAW). Dalam Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pilkades, PAW Kades dilakukan dengan menggelar musyawarah desa untuk mencapai kata mufakat dengan mengundang para tokoh masyarakat.
"Jadi proses pemilihannya musyawarah desa untuk mencapai kata mufakat, tidak lagi menggunakan pemilihan terbuka dengan mengundang seluruh masyarakat," pungkas politisi NasDem itu.(Yd/red)
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Foto : Kades Buwek saat kunjungan Komisi A DPRD Lumajang
Editor : Redaksi