Tower Bodong di Lumajang, Bupati Janji Segera Lakukan Penertiban Perijinan

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Hasil inventarisasi keberadaan tower di Lumajang tercatat 167 unit bangunan tower mengajukan ijin. Namun, dari pendataan oleh tim, ditemukan ada 181 bangunan tower di Lumajang.

Dari data tersebut ada 14 tower di Lumajang yang bodong atau belum mengajukan ijin. 14 tower tersebut saat ini menjadi prioritas dari pemerintah agar pemilik segera mengajukan ijin dan segera melakukan daftar ulang ijin HO atau ijin gangguan.

Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang

"Tower menjadi proritas kita dalam penertiban ijin di Lumajang disamping ijin-ijin yang lainnya," ujar As'at Malik Bupati Lumajang.

Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong

Untuk teknis administrasi bagi pemohon pendirian menara/tower masih menunggu Peraturan Daerah (Perda) penyelenggaraan menara telekomunikasi yang akan segera dibahas.

Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025

Keberadaan tower bodong di Lumajang menjadi salah satu isu yang santer di Eksekutif dan Legislatif serta masyarakat. Pasalnya, dari temuan DPRD banyak sekali tower yang berdiri namun terindikasi bodong karena tidak memberikan pendapatan kepada daerah. Muncul isu juga, bahawa pengurusan ijin tower uangnya masuk kepada oknum pejabat pemkab.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru