Lumajang (lumajangsatu.com) - Memasuki musim kemarau suhu di puncak gunung Semeru di Lumajang-Jawa Timur mencapai minus 10 derajat celsius. Oleh sebab itu, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memeinta kepada para pendaki agar benar-benar mempersipkan fisik jika akan mendaki Semeru.
"Kita perkirakan suhu di puncak Semeru minus 10 derajat celsius, karena di puncak gunung Bromo saja sudah minus 3 derajat celsius," ujar Ayu Dwi Utari Kepala TNBTS saat dihubungi lumajangsatu.com, Sabtu (04/07/2015).
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Seperti pada kasus yang terbaru pendaki yang tersesat karena turun sendirian sebab tidak kuat dengan suhu yang sangat dingin. Beruntung, korban bernama Budiawan Asal Bogor bisa selamat dan ditemukan tim penyelamat berada dijurang blank 75 dalam kondisi terluka.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
"Kasus pendaki yang tersesat itu karean turun sendirian sebab tidak kuat dengan suhu yang teramat dingin," papar Ayu.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Ayu berulang kali menghimbau kepada para pendaki agar mematuhi aturan yang telah ditetapakan. TNBTS hingga kini tetap merekomendasikan pendakian hingga Kali Mati saja. TNBTS juga meminta kepada para pendaki untuk membawa peralatan lengkap agar tidak sampai terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.(Yd/red)
Editor : Redaksi