Lumajang(lumajangsatu.com) - DPD Demokrat yang sudah mengajukan nama Buntaran Supriyanto mantan sekda untuk diajukan ke DPRD. DPD PAN Lumajang sudah dipastikan tidak akan memberikan rekomendasi nama cawabup yang akan dipilih DPRD sama dengan Demokrat.
Plt Ketua DPD PAN Lumajang, Usman Arif mengaku pihaknya lebih mengutamakan nama-nama cawabup yang menlamar ke partainya. Selain itu, majunya buntaran awalnya tidak ada dalam perbincangan partai Demokrat, Golkar dan PAN.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Awalnya, buntaran itu tidak masuk nominasi, dia masuk sendiri dan kemudian Bupati dan Ketua DPRD menemui Pak Karwo untuk merekom dia, dalam pleno Demokrat sendiri tidak diusung," jelas Arif.
Dia menceritakan, awalnya Bupati meminta H. Thoriq untuk mengusulkan Nama Buntaran untuk direkomendasi PAN. Namun, Buntaran yang dikabarkan ditawarkan oleh birokrasi serta beberapa politisi dan ormas dimasukan dalam bursa.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
"Jadi nama buntaran itu tiba-tiba muncul saat Bupati dan Ketua DPRD menemui Gubernur yang juga ketua Demokrat," jelasnya.
PAN sudah melakukan komunikasi dengan parpol yang memiliki legislator di DPRD untuk bisa menjadikan calon cawabupnya sebagai pendamping As'at. Kini nama cawabup yang masih digodok sesuai pengajuan ke Bupati, karena permintaan melalui surat cinta yakni Usman Efendi dan Lutfi Irbawanto..
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
PAN mengajak masyarakat untuk terlibat dalam mengawasi wakil-wakilnya untuk memilih wakil bupatyi mendampingi As'at Malik. Sehingga tidak terjebak dalam bagi-bagi kue-kue kekuasaan di APBD. (ls/red)
Editor : Redaksi