Tak Boleh Melintas di Pagi Hari, Truck Pasir Parkir di Sebelah Timur Pertigaan Wonorejo

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Deretan truck pengangkut pasir berjejer disebelah timur pertigaan Wonorejo. Para sopir memarkir trucknya dipinggir jalan sambil menanti jam 08.00 wib untuk bisa melintas di jalur Lumajang-Pasirian.

"Kita parkir truck kita mas, karena pagi hari tidak boleh melintas dan tadi dicegat oleh petugas dari Dinas Perhubungan dan juga polisi," ujar Dimon salah seorang sopir truck, Rabu (05/08/2015).

Baca juga: Oktafiyani Pimpin Pelantikan PAW Anggota DPRD Lumajang, Sofiana Yunita Resmi Gantikan Almarhum Amin

Dari pantauan lumajangsatu.com, sejumlah personel kepolisian dan Dishub menghalau truck pasir untuk tidak melintas mulai jam 06.00-08.00 wib. Hal itu karena kebijakan pembatasan jam opersinal angkutan pasir saat pagi hari guna memberikan kesempatann warga yang berangkat bekerja dan sekolah leluasa di jalan raya.

Baca juga: Sinergi Pemkab dan DPRD Lumajang Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 43 KK Terdampak Semeru

Kapolres Lumajang AKBP Aries Syahbudin Sik menyatakan sosialisasi pembatasan pembatasan jam operasional truck pasir akan dilakukan selam satu minggu (03-10/08). Setelah dilakukan sosialisasi, mulai tanggal 11-22 Agustus 2015 sistem pembatasan akan diberlakukan.

"Kita sosialisasi terlebih dahulu, kemudian kita berlakukan pembatasan jam operasional kemudian baru kita lakukan evaluasi dan mendengarkan respon dari masyarakat," terang Aries.

Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan

Sementara itu, As'at Malik Bupati Lumajang meminta kepada para pengusaha dan sopir truck pasir mendukung program tersebut. "Jangan dilihat kalau dilarang beropersi akan rugi, tapi dilihat dampaknya karena memberikan kesempatan pengendara lain untuk leluasa berangkat kesekolah atau ketempat kerja," jelasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru