Lumajang (lumajangsatu.com) - Satreskrim Polres Lumajang dan Polsek Yosowilangun berhasil mengamankan dugaan penjualan elpiji bersubsidi tanpa surat-surat. Polisi mengamankan Abdul Rochim (44) warga Kelurahan Wonokoyo Kecamatan Kedungkadang Kota Malang.
"Pelaku mengangkut tabung gas elpiji bersubsidi 3 kg dari wilayah Sumberbaru-Jember yang kemudian dijual ke wilayah Lumajang," ujar AKP Heri Sugiono Kasatreskrim Polres Lumajang, Jum'at (07/08/2015).
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Dalam mengangkut elpiji 3 kg bersubsisi itu tersangka tidak dilengkapi dengan surat izin usaha niaga. Tersangka biasanya membeli dengan harga lebih murah kemudian dijual dengan harga yang lebih mahal di Lumajang.
"Membeli di Jember dengan harga murah kemudian dijual di Lumajang dengan harga lebih mahal antara 2-3 ribu rupiah," terangnya.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil Daihatsu Grand Max Nopol N-8016-AU. Polisi juga menyita 200 tabung gas elpiji 3 kg bersubsidi. Tersangak terancam Pasal 53 huruf b UU RI nomor 22 tahun 2002 tentang minyak dan gas dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara.(Yd/red)
Editor : Redaksi