Lumajang (lumajangsatu.com) - Kepala Badan Penanggulangan Benacna Daerah (BPBD) Lumajang membantah bahwa ada kekeringan di Lumajang. Hanya terjadi krisis air bersih akibat musim kemarau yang mulai melanda.
"Lumajang tidak ada kekeringan, adanya kemarau yang mengakibatkan beberapa Kecamatan mengalami krisis air bersih," ujar Ribowo kepala BPBD Lumajang, Rabu (12/08/2015).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Dari data BPBD Lumajang ada 6 Kecamatan, 27 Desa dan 68 Dusun yang mengalami krisis air bersih. Setiap harinya BPBD mendroping 20 tangki air besih kesejumlah desa yang krisis air bersih dengan cara bergantian.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Dana dari APBD Lumajang 15 tangki air bersih dan dari Provinsi ada 5 tangki air besih yang di droping ke masyarakat yang mengalami krisis air bersih," jelasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi