Lumajang (lumajangsatu.com) - Penambangan pasir pesisir pantai Watu Pecak di Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian dengan alasan untuk pengembangan wisata. Dibantah keras oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Gawat Sudarmanto.
"Itu hanya akal-akalan saja," ujar Gawat di Lobi Sekda Lumajang, Selasa(13/10).
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Bagi dia, tidak ada site plan atau master plan pengembangan Desa Wisata Selok Awar-awar di Pantai Watu Pecak. Bahkan, ada 11 Desa yang ditahun 2016 akan dilakukan pengembangan, tidak ada di kami untuk melakukan pengurukan dan menjual pasirnya.
"Sebelum dijadikan Desa Wisata, Pantai Watu Pecak sudah ada penambangan lo," jelasnya.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Sebelumnya, Kuasa Hukum Kades Haryono, Heru Laksono, kegiatan penambangan kliennya bersama orang-orangnya dilakukan sebagai pengembangan desa wisata. Bahkan, apa yang dilakuakn klienya langkah partisipatif. (ls/red)
Editor : Redaksi