Lumajang Utara

Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan Jelang Lebaran, Satlantas Polres Lumajang Intensifkan Patroli

Penulis : -
Antisipasi Kemacetan dan Kecelakaan Jelang Lebaran, Satlantas Polres Lumajang Intensifkan Patroli
Antisipasi KemacetanSatlantas Polres Lumajang Intensifkan Patroli di Jalur Rawan

Lumajang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang meningkatkan patroli di jalur rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025 untuk memastikan kelancaran arus mudik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Mohammad Syaikhu, mengungkapkan bahwa patroli difokuskan pada titik-titik rawan seperti Jalan Raya Klakah yang kerap mengalami kepadatan dan insiden kecelakaan.

“Kami menurunkan Tim Urai untuk melakukan patroli serta pengaturan lalu lintas secara intensif, terutama pada jam-jam sibuk,” ujar AKP Syaikhu.

Menurutnya, lonjakan volume kendaraan diprediksi meningkat signifikan menjelang Lebaran. Oleh karena itu, keberadaan petugas di lapangan diharapkan dapat mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan.

“Kami ingin memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman dalam perjalanan,” tambahnya.

Selain patroli, Satlantas Polres Lumajang juga melakukan pemantauan kondisi jalan dan memberikan imbauan kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati serta mematuhi peraturan lalu lintas.

“Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, dan selalu mematuhi rambu lalu lintas,” kata AKP Syaikhu.

Patroli intensif ini akan berlangsung hingga berakhirnya Operasi Ketupat Semeru 2025. Satlantas Polres Lumajang berkomitmen memberikan pelayanan optimal guna menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan lancar selama periode mudik dan arus balik Lebaran (Ind/hum/red).

 

Editor : Redaksi

1 Wisatawan Rp. 3.000

Akhirnya Wisata Kalipinusan Poncosumo Sumberwuluh Lumajang Terapkan Tiket Masuk Perkepala

Lumajang – Setelah viral dengan branding wisata alam dengan  hutan pinus di kaki Semeru dan terkenal dengan wisata murah, kini pengelola wisata Kalipinusan Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, resmi memberlakukan tarif masuk sebesar Rp 3.000 per orang mulai 1 April 2025 kemarin. Keputusan ini didasarkan pada perjanjian kerja sama (PKS) antara pihak pengelola dengan Perhutani, sebagaimana tertuang dalam Surat PKS No 03/PKS/BO/DIVREJATIM/2025.