Lumajang (lumajangsatu.com) - Usai melempar batu kerumah Abdul Hamid warga anti tambang, jarak dua jam dari kejadian pelaku berhasil diatngkap. Iwan, pelaku pelemparan batu yang mengakibatkan kaca rumah Abdul Hamid pecah langsung dibawa oleh polisi ke Polres Lumajang.
Suliono, anggota Polsek Pasirian menceritakan sempat menabrak sepeda motor RX King milik pelaku didepan rumah Abdul Hamid. Namun, saat hendak ditangkap pelaku melarikan diri dan baru bisa ditangkap dua jam kemudian.
Baca juga: Patroli Dini Hari, Polsek Kunir Periksa Kendaraan untuk Cegah Kejahatan Jalanan
"Tadi berpapasan dengan saya, saya tabrak sepeda motornya pelaku terjatuh namun langsung lari," ujar Suliono kepada sejumlah wartawan, Sabtu (31/10/2015).
Baca juga: Bupati Lumajang Kerahkan Semua Unsur Keamanan hingga Desa, Camat-Kapolsek Diminta Siaga Penuh
Sementara itu, Sambang kaur pemerintahan desa Selok Awar-awar mengaku mendengar bahwa pelaku berhasil ditangkap oleh polisi. "Tadi sudah ditangap, tidak ada perlawanan dan langsung dibawa oleh polisi," jelasnya.
Dari informasi yang dihimpun, pelaku Iwan merupakan keponakan kades Selok Awar-awar Hariyono. Pelaku dan korban dan sejumlah saksi juga telah dibawa ke POlres untuk dimintai keterangan.
Baca juga: Aksi Brutal di Jalan Hayam Wuruk Lumajang: Pemuda Tewas, Pelaku Remaja Dibekuk
Kabar-kabar yang beredar dikalangan warga, masih banyak orang yang diduga menjadi pelaku belum ditangkap. Kondisi itu membuat situasi Selok Awar-awar masih memanas karena ada kemungkinan terjadi bentrok antara warga pro dan kontra tambang.(Yd/red)
Editor : Redaksi