Randuagung(lumajangsatu.com) - Diduga lantaran asmara, seorang warga Dusun Krajan Desa Salak Kecamatan Randuangung, Silir (45) harus meregang nyawa. Lantaran, korban diketahui bermain cinta terlarang dengan warga Klakah, benar tidaknya masih diselidiki polisi.
Dari penyelidikan kepolisian dan data yang berhasl dihimpun lumajangsatu.com, korban bertamu ke rumah tetanggnya, bernama Usman, Kamis(17/12) malam. Saat bertamu, kondisi alam sedang hujan rintik dan tiba-tiba ada suara yang memanggil korban untuk keluar rumah.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Korban kemudian keluar berpamitan ke Usman. Beberapa menit kemudian, terdengar suara teriakan korban dan mengagetkan Silir sudah tidak bernyawa dengan luka bacok mencapai belasan.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Mendapat laporan kejadian pembunuhan, polisi mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke Kamar Jenazah RSUD Dr. Haryoto untuk diotopsi penyebab kematian.
"Dari keterangan saksi dan warga, ada dugaan asmara," ungkap Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda Gatot Budi S.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Kini polisi sedang menyelidiki kasus pembunuhan dengan dugaan asmara. Karena banyak keterangan dari warga, jika korban memadu kasih dengan perempuan bersuami di wilayah Klakah.(ls/mad/red)
Editor : Redaksi