Lumajang(lumajangsatu.com) - Gunung Lemongan yang kaya akan berbagai jenis bebatuan alam dan adanya kegiatan aktivias penghijauan oleh aktivis Laskar Hijau. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menawarkan Laskar Hijau yang dikoordinir A'ak Abdullah Alkudus untuk mengembangkan sebagai kawasan wisata Geo Park.
Hal ini karena ada sejumlah penelitian di jaman belanda (VOC) dalam mempelajari pertambangan dan bebatuan di Lemongan. Apalagi, GUnung lemongan salah satu destinasi pendakian ke puncak Gunung.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Laskar Hijau saat ke Kemenpar bersama Disbudpar ditawari, namun kita perlu ada kajian, bukan main terima," kata A'ak Abdullah Alkudus, koordinator Laskar Hijau.
Bagi dia, pengembangan kawasan wisata Geopark Gunung Lemongan juga harus ada partisipasi masyarakat dalam kepedulian lingkungan. Meski Lemongan kaya akan bebatuan letusannya, tapi perlu dilakukan kajian dan penelitian dengan melibatkan Pusat Vulkanologi, Mitigasi dan Bencana Geologi.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
"Jadi tidak sembarangan mengembangkan, tapi ini tantangan bagi Laskar Hijau dan Lumajang," ungkapnya.
Wisata Geopark di Indonesia masih di Kembangan di Kabupaten sukabumi, karena kaya akan jenis bebatuan alamnya. Apalagi, Unesco sudah mengakui sebagai Geopark Nasional.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
"Tantangan ini perlu disambuat baik, karena Lumajang bisa jadi pusat penelitian Geologi dengan ciri khas Lemonganya," paparnya.(ls/red)
Editor : Redaksi