Lumajang(lumajangsatu.com)- Puluan hektar lahan pertanian warga di Desa Godoruso Kecamatan Pasirian Lumajang terendam banjir akibat luapan air Sungai Tlepuk di Desa setempat, air yang biasanya langsung mengalir ke Pantai selatan ini tersendat di Muara Pantai akibat abrasi atau pendangkalan yang diakibatkan gelombang besar yang terjadi beberap hari terakhir, Jumat (15/04/16).
"Ini air hujan mas yang tidak mengalir lancar ke pantai soalnya muara pantai dengan sungai tertutup pasir yang dibawa ombak," ungkap Sukir salah satu petani setempat saat ditanya lumajangsatu.com.
Baca juga: MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Buku Karya Guru dan Siswa ke Kemenag Lumajang
Selain gelombang pantai yang besar, intensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut turut menjadi penyebab debit air semakin banyak hingga akhirnya meluap ke sejumlah lahan pertanian warga yang ditanami padi.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dorong Optimalisasi Wisata Selokambang, Genjot PAD dan Ekonomi Warga
"Hampir setiap sore hujan terus disini mas, kalau padi saya baru berumur 2 bulanan langsung terendam," tambahnya.
Baca juga: KKN STKIP PGRI Lumajang Ajak Warga Jatirejo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat
Diketahui, terdapat sekitar 40 hektar lahan pertanian warga yang terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 20 senti meter, warga berharap Pemerintah segera melakukan pembukaan muara antara sungai ke pantai agar para petani tidak gagal panen akibat tanamannya terlalu lama direndam. (Mad/red)
Editor : Redaksi