Dukung Hukuman Kebiri, Ponpes Ulul Albab Serahkan Seribu Tanda Tangan Pada Menteri Sosial

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Khofifah Indar Parawansyah, Menteri Sosial Republik Indonesia datang ke Ponpes Ulul Albab Kecamatan Candipuri Kabupaten Lumajang, Sabtu (28/05/2016). Khofifah mengajak kalangan pesantren dan wali santri agar ikut memproteksi anak-anak agar tidak jadi korban atau pelaku kekersan seksual.

"Kami mendukung aturan kebiri bagi para predator anak agar ada efek jera bagi para pelaku," ujar Khofifah.

Baca juga: Komisi C DPRD Lumajang Evaluasi Pengelolaan Tiga Pasar Tradisional, Pastikan Retribusi Tertib dan PAD Optimal

Saat berkujung ke sejumlah korban dan pelaku kekeresan seksual Khofifah mendapatkan fakta-fakta yang mencengangkan. Para pelaku yang juga masih dibawah umur tega melakukan pemerkosaan karena sering melihar film porno.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

"Saat saya tanya, penyebabnya ada tiga, film porno, miras dan narkoba. Saya mengajak kepada kalangan pesantren agar ikut melindungi anak-anak generasi bangsa dari tiga hal yang merusak ini," jelasnya.

Fahrur Rozi, pengasuh Ponpes Ulum Albab mengaku mendukung perberlakuan hukuman kebiri bagi para predator anak. Ponpes Ulum Albab juga membubuhkan seribu tanda tangan sebagai bentuk dukungan diwujudkannya undang-undang kebiri bagi para pelaku kekerasan sesksual.

Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak

"Kami sangat mendukung hukuman kebiri bagi predator anak, kita juga berikan seribu tanda tangan sebagi bentuk dukungan," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru