Lumajang (lumajangsatu.com) - Kondisi jalan penghubung Pasirian-Tempursari di Watu Gedek semakin kritis. Ombak besar yang terus terjadi mengakibatkan abrasi jalan setapak yang cukup untuk roda dua tinnggal sedikit putus.
Dari foto-foto yang dikirm oleh kelompk imformasi masyarakat (KIM) Temuprsari terlihat jalan penghbung nyaris putus. Warga bergotong royong memasang jembtasn bambu agar tetap dilewati sepeda motor.
Baca juga: MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Buku Karya Guru dan Siswa ke Kemenag Lumajang
Nur Kholis, salah seorang warga Tempursari menyakan bahwa penangan darurat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang berhenti. Pasalnya, ombak beasar sudah mendekati tebing di Watu Gedek dan sangat berbahaya saat ombak pasang.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dorong Optimalisasi Wisata Selokambang, Genjot PAD dan Ekonomi Warga
"Perbaikannya kayanya berhenti mas, ombaknya besar dan geronjong yang dipasang langsung hilang," jelasnya.
Dr. Buntaran, Wakil Bupati Lumajang menyatakan bahwa penangana jalan Pasirian-Tempursari ada dua langkah. Pertama mempertahankan jalur awal, kedua membuat jalur baru diatas tebing watu gedek dan tidak melewati bibir pantai.
Baca juga: KKN STKIP PGRI Lumajang Ajak Warga Jatirejo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat
"Nanti masih dilihat kajiannya, apakah jalur itu tetap dipertahankan atau mencari jalur lain diatas tebing watu gedek," terangnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi