Lumajang (lumajangsatu.com) - Jalur Pasirian-Tempursari kian parah, karena jembaan sebelum Watu Gedek putus. Praktis, warga saat ini tidak bisa melintasi jalan tembus tersebut dan harus memutar melalui Pronojiwo.
"Iya mas, jembatan sebeum Watu Gedek dari arah Pasirian putus akibat abrasi pantai," ujar Abdul Rohman, salah seorang warga Tempursari kepada lumajangsatu.com, Rabu (20/07/2016).
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Sebelumnya, jembatan tersebut menyisakan sedikit celah yang bisa dilalui roda dua. Namun, hari Rabu air lauat yang semakin besar menghantam jalan dan membuat jalan dipinggir jembatan putus.
"Kalau kemarin masih ada sedikit jalan yang cukup untuk roda dua, hari ini sudah putus dan tidak bisa dilalui sama sekali," paparnya.
Baca juga: Patroli Dini Hari, Polsek Kunir Periksa Kendaraan untuk Cegah Kejahatan Jalanan
Sebelumnya, warga yang menggunakan roda dua masih bisa memanfaatkan jalur Pasirian-Tempursari meski di Watu Gedek jalannya sudah putus. Namun, dengan putusnya jembatan sebleum Watu Gedek maka jalur tersbut benar-benar lumpuh total.
"Saya berharap pemerintah segera mengambil langkah percepatan memperbaiki jalan Pasirian-Tempursari karena akses itu sangat penting bagi kami warga Tempursari dan para guru yang memiliki tugas mengajar di Tempursari," pungkasnya.(Yd/red)
Baca juga: Kemkomdigi Ajak Pemuda Lumajang Jadi Duta Digital Lawan Hoaks
Foto kiriman pembaca
Editor : Redaksi