Lumajang (lumajangsatu.com) - Setelah tak terdengar ada pencurian sapi hanpir satu bulan, Rabu malam Ranuyoso kembali kebobolan. Dua ekor sapi limusin milik Asir warga Desa Wates Wetan raib digondol bandit maling sapi.
Pencurian sapi bersaam denganblampu PLN padam sehingga kawasan Ranuyoso gelap gulita. Korban terkejut saat melihat kekandangnya, dua ekor sapi yang dipelihara dengan susah payah sudah lenyap.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Pelaku diduga lebih dari dua orang menaiki pagar rumah korban menggunakan tangga. Setelah masuk, pelaku langsung mencongkel pintu kandang dan yang bergandengan dapur.
"Pelaku ini naik pagar, mencongkel pagar kandang dan membawa kabur dua ekor sapi limusin milik Asir ini mas," ujar Suginto, salah seorang warga, Kamis (28/09/2017).
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Dengan cara manual, warga melakukan pengejaran dengan menacri jejak sapi hingga desa sebelah. Bagi warga Ranuyoso aksi pencurian sapi sudah sangat meresahkan dan menebarkan teror karena terjadi berulang kali.
AKP Achmad Sutiyo, Kapolsek Ranuyoso meminta agar warga dan pihak desa menggalakkan siskmaling. Jika ada pencurian sapi polisi meminta warga agar segera dilaporkan kepada penegak hukum.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
"Kami minta desa menggalakkan siskamling. Jika ada pencurian segera dikaporkan biar polisi ikut melakukan pencarian dan warga juga ikut melakukan pengejaran," pungkasnya. (Yd/red)
Editor : Redaksi