Lumajang (lumajangsatu.com) - Muism penghujan telah tiba yang diawali dengan curah hujan yang cukup tinggi di Lumajang. Bahkan, untuk hujan pertama kali langsung terjadi banjir lahar dingin di sejumlah aliran sungai lahar Semeru.
Adianrto Hendro, Komadan TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menyatakan ada 7 titik kejadian saat hujan turun pertama kali. Seperti terjadinya longsor, pohon tumbang dan rumah roboh karena derasanya hujan disertai angin.
BACA JUGA : Banjir Sebabkan Proyek 8 Milyar Jebol di Kali Asem Lumajang
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Hari pertama hujan intesitasnya sudah sangat besar yang mengakibatkan banjir disejumlah aliran sungai Semeru," ujar Adiarto, Kamis (08/11/2018).
BPBD menghimbau kepada warga yang berada di daerah rawan bencana untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Warga yang berada didaerah rawan longsor dan banjir seperti Rowokangkung dan Pronjiwo serta Tempursari harus selalu waspada.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
BACA JUGA : Hujan Deras Membuat Pohon Tumbang ke Jalur Ranu Pane
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
"Ada sejumlah titik langganan banjir dan longsor di Lumajang. Kami minta warga selalu waspada untuk mengurangi resiko jatuhnya korban. Namun kita berharap musim penghujan ini tidak akan ada bencana," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi