Lumajang (lumajangsatu.com) - Kecamatan Senduro di Kabupaten Lumajang mulai bergeliat secara ekonomi. Hal itu terlihat dengan semakin banyaknya warung-warung dan cafe yang ramai dengan anak muda yang duduk santai saat malam Minggu.
Terlihat di depan Pura Mandara Giri Semeru Agung, banyak anak muda yang santai sambil menikmati kopi. Meski sudah malam, namun masih banyak anak muda yang nongkrong untuk menghabiskan malam panjang.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Saya suka ngopi di Senduro ini mas, karena udaranya sejuk dan suasananya tenang," ujar Solah salah seorang pemuda, Sabtu (30/03/2019).
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Kecamatan Senduro memang salah satu daerah unggulan wisata Lumajang. Bahkan, Senduro adalah daerah penyokong wisata di kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS).
Pura Mandara Giri Semeru Agung, juga menjadi salah satu destinasi wisata religi yang banyak kegiatan dari wisatawan dari pulau Bali. Sehingga Senduro benar-benar hidup meski saat malam hari.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Pemandangan yang indah jika malam hari kelap kelip lampu khas kawasan pegunungan. "Kalau malam hari lampunya sudah menyala di jalan dan sangat indah sekali. Apalagi ada kegiatan di Pura, maka sangat terlihat jika Senduro seperti daerah wisata yang sangat indah," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi