wisata

Kelenteng Hok Swie Bio, Destinasi Wisata Religi dan Budaya di Bojonegoro

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Wisata Kelenteng Hok Swie Bio yang sering dikunjungi banyak wisatawan untuk berwisata religi, mengenal budaya Tionghoa, berfoto arsitektur kelenteng (Gmap/supianto supianto)
Wisata Kelenteng Hok Swie Bio yang sering dikunjungi banyak wisatawan untuk berwisata religi, mengenal budaya Tionghoa, berfoto arsitektur kelenteng (Gmap/supianto supianto)

Bojonegoro — Kelenteng Hok Swie Bio yang beralamat di Jl. Jaksa Agung Suprapto No.125, Karang Pacar, Banjarjo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62118, menjadi salah satu destinasi wisata religi dan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Kelenteng ini dikenal sebagai tempat ibadah umat Tri Dharma sekaligus ikon toleransi dan keberagaman di Kabupaten Bojonegoro.

Untuk berkunjung ke Kelenteng Hok Swie Bio, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir yang terjangkau, sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Area parkir tersedia di sekitar lokasi kelenteng dan cukup memadai untuk kendaraan pengunjung.

Kelenteng Hok Swie Bio buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pada hari-hari besar keagamaan seperti Imlek dan Cap Go Meh,

jam kunjungan biasanya lebih panjang dan suasana kelenteng semakin ramai oleh umat maupun wisatawan yang ingin menyaksikan tradisi budaya Tionghoa.

Destinasi ini menjadi tujuan wisatawan yang ingin berwisata religi, mengenal budaya Tionghoa, berfoto arsitektur kelenteng, serta belajar tentang nilai toleransi dan sejarah lokal.

Selain umat yang beribadah, Kelenteng Hok Swie Bio juga sering dikunjungi pelajar dan wisatawan umum sebagai sarana edukasi dan wisata budaya di pusat Kota Bojonegoro.(yov/red)

"Artikel ini ditulis oleh Muhammad Yova Athobarani (Pelajar PPL SMKN 1 LUMAJANG)