Sinergitas dengan Ponpes
TNI Bangun Fasilitas Olahraga Standar Militer di Pesantren Lumajang, Siapkan Santri Menuju Pengabdian Negara
Lumajang — Komitmen memperkuat pembinaan generasi muda berbasis pesantren kian nyata. Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui jajaran teritorial di Lumajang membangun sarana olahraga berstandar militer di sejumlah pondok pesantren. Fasilitas ini dirancang khusus untuk menunjang pembinaan fisik para santri yang memiliki minat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur kemiliteran.
Program tersebut telah direalisasikan di tiga lokasi, yakni Pondok Pesantren Syarifudin, Pondok Pesantren Miftahul Ulum, serta Pondok Pesantren Darun Najah. Ketiganya kini dilengkapi fasilitas latihan fisik yang mengadopsi standar pembinaan dasar militer.
Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.AP., M.I.P menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar penyediaan sarana olahraga, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh secara fisik dan mental.
“Fasilitas ini kami siapkan untuk mendukung santri yang memiliki cita-cita bergabung dengan TNI. Pembinaan fisik sejak dini menjadi kunci penting dalam membentuk kesiapan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan pesantren memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi disiplin dan berkarakter. Dengan dukungan fasilitas latihan yang memadai, para santri diharapkan mampu mengembangkan kemampuan jasmani secara optimal tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.
Langkah ini juga mencerminkan sinergi antara institusi pertahanan dan lembaga pendidikan keagamaan. Selain memperkuat ketahanan fisik, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan menanamkan semangat nasionalisme serta kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Di tengah dinamika global dan tuntutan profesionalisme militer yang semakin tinggi, inisiatif ini menjadi sinyal kuat: pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan moral dan spiritual, tetapi juga ladang pembinaan calon-calon prajurit bangsa (Red).
Editor : Redaksi