Pertandingan

86 Petenis Muda Se-Jatim Adu Prestasi di Lumajang, HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Panggung Lahirnya Bintang Baru

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Sebanyak 86 petenis junior dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati Lapangan Tenis Stadion Lumajang untuk mengikuti Kejuaraan Tenis Junior se-Jawa Timur dalam rangka HUT Bhayangkara 80
Sebanyak 86 petenis junior dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati Lapangan Tenis Stadion Lumajang untuk mengikuti Kejuaraan Tenis Junior se-Jawa Timur dalam rangka HUT Bhayangkara 80

LUMAJANG – Kejuaraan yang digelar Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Lumajang tersebut resmi dibuka Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa turnamen tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, mental bertanding, dan sportivitas bagi atlet usia dini.

 

"Jadikan kejuaraan ini sebagai momentum untuk mencari pengalaman, mengasah kemampuan, serta meraih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas," ujar AKBP Alex Sandy Siregar.

 

Ketua PELTI Lumajang, IPDA Ach. Chairul Anwar, menjelaskan kejuaraan diikuti 86 peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur. Mereka akan bersaing pada nomor tunggal putra dan tunggal putri kelompok umur 10, 12, 14, dan 16 tahun.

 

Pertandingan berlangsung di tiga venue, yakni Lapangan Tenis Stadion Lumajang, Lapangan Tenis Aspol, dan Lapangan Tenis Semeru Lumajang.

 

Menurut Chairul Anwar, turnamen ini merupakan bagian dari pembinaan atlet usia dini sekaligus tolok ukur kemampuan para petenis muda sebelum bersaing di level yang lebih tinggi.

 

Selain memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80, kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia. Ajang tersebut juga menjadi bukti sinergi antara Polri dan dunia olahraga dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, disiplin, dan berjiwa sportif (Red).