Rangkai HUT Bhayangkara

Satlantas Lumajang Periksa Kesehatan Driver Ojol, Keselamatan Dimulai dari Kondisi Fisik

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Salah satu Ojol di Lumajang melakukan donor darah
Salah satu Ojol di Lumajang melakukan donor darah

Lumajang  – Jalan raya menjadi ruang kerja bagi para pengemudi ojek online. Berjam-jam di atas kendaraan, berpindah dari satu titik ke titik lain, membuat kondisi fisik menjadi modal penting untuk menjaga keselamatan. Persoalan itulah yang disentuh Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang melalui bakti kesehatan bagi para driver ojol.

 

Kegiatan digelar di Klinik Dokkes Polres Lumajang, Rabu (16/9/2026), bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Para pengemudi mendapat pemeriksaan kesehatan secara gratis sebagai bagian dari perhatian kepolisian terhadap kelompok pekerja yang sehari-hari memiliki mobilitas tinggi di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno memimpin langsung kegiatan tersebut. Pemeriksaan tidak sekadar menjadi layanan kesehatan, tetapi juga ruang untuk membangun komunikasi antara polisi dan komunitas pengemudi ojol.

 

“Kami ingin memastikan para driver ojol dalam kondisi sehat dan prima ketika beraktivitas di jalan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap para pengemudi yang setiap hari membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bayu.

 

Bagi pengemudi ojol, kondisi tubuh bukan persoalan sepele. Konsentrasi yang menurun, kelelahan, atau kondisi kesehatan yang tidak prima dapat berpengaruh ketika kendaraan melaju di tengah kepadatan lalu lintas.

 

Karena itu, pemeriksaan kesehatan diharapkan membantu pengemudi mengetahui kondisi tubuhnya sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan sebelum turun ke jalan.

 

Tak berhenti pada pemeriksaan medis, Satlantas juga memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas. Para pengemudi diingatkan untuk menjaga kondisi tubuh, mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas ketika membawa kendaraan maupun penumpang.

 

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap para driver ojol dapat menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Bayu.

 

Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi pintu masuk untuk memperkuat kemitraan antara kepolisian dan komunitas ojol. Kelompok pengemudi ini memiliki posisi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari dinamika lalu lintas setiap hari.

 

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun hubungan kemitraan yang semakin harmonis dan humanis antara Polri dengan komunitas ojol,” katanya.

 

Momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tidak hanya dimaknai sebagai seremoni. Satlantas Polres Lumajang menggunakannya untuk menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kelompok masyarakat yang menggantungkan aktivitas dan penghasilannya dari jalan raya.

 

Para driver ojol mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Bakti kesehatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

 

Bagi mereka, pemeriksaan kesehatan mungkin berlangsung singkat. Namun di baliknya terdapat pesan sederhana: sebelum menjaga keselamatan orang lain di jalan, pengemudi perlu memastikan dirinya sendiri berada dalam kondisi siap berkendara (Red).