53 Jamaah Umroh KBIH Tour and Travel Gagal Berangkat Jadi Rasan-rasan Warga Lumajang

Penulis : lumajangsatu.com -
53 Jamaah Umroh KBIH Tour and Travel Gagal Berangkat Jadi Rasan-rasan Warga Lumajang

Lumajang (lumajangsatu.com) - Sebanyak 53 calon jama'ah umroh yang berangkat melalui KBIH Wardah Tour dan Travel jalan Kolonel Suwandi nomor 51 Lumajang gagal berangkat. Saat dikonfirmasi Umi Wardah pemilih KBIH Wardah Tour dan Travel mengaku tertipu dengan travel egent Sindu dari Mataram.

"Kalau paspor dan visa sudah beres sebenarnya mas, tapi kita tertipu dengan travel egent tiket dan akhirnya ada 53 calon jama'ah umroh yang kita tunda keberangkatannya," ujar Wardah saat dikonfirmasi lumajangsatu.com, Sabtu (26/12/2015).

Sebelumnya, pihak travel egent Sindu juga telah bekerjasama dengan KBIH Wardah Tour dan Travel. Namun, pada keberangkatan kedua, tiba-tiba pihak dari travel agent menghilang dan memberikan boking pesawat garuda palsu.

"Kita berjanji akan berangkatkan kembali 53 calon jama'ah yang gagal berangkat itu tanggal 26 Januari 2016," paparnya.

Ditanya mengapi Wardah Tour dan Travel tidak langsung melakukan pemesanan tiket kepada pihak Garuda saja, Umi Wardah berdalih karena ingin lebih banyak memberangkatkan calon jama'ah. Biasanya, Umi Wardah langsung memesan tiket kepada pihak Garuda.

"Ini musibah mas, kita tertipu, ini kedua kalinya, yang pertama kita berangkatkan 81 jama'ah dan tidak ada masalah," pungkasnya.

Gagalanya 53 calon jama'ah umroh KBIH Tour dan Travel menjadi rasan-rasan warga Lumajang. Pasalnya, KBIH Wardah Tour dan Travel adalah terbesar di Lumajang dan sudah terjaga kredibilitasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Gaya Hidup

Satlantas Polres Lumajang Goes To School

Lumajang - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang terus berupaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program "Polisi Go To School" yang kali ini menyasar siswa-siswi SMKN 2 Lumajang pada Selasa (25/2/2025).

Aturan Rinci Belum Keluar

Dampak Efisiensi, DPRD Lumajang Siap Menyesuaikan Kegiatan

Lumajang - Presiden Prabowo Subianto terus melakukan efisiensi anggaran diberbagai bidang dan mengurangi dana transfer daerah. Namun, Inpres nomor 1 tahun 2025 itu tentang efisiensi memang mengecualikan pengeprasan anggaran di tingkat DPR RI. Sedangkan di tingkat DPRD Lumajang masih kemungkinan bakal terdampak. Sebab, aturan rinci dari Kemendagri tentang sektor yang terkena efisiensi belum turun.