Komisi D DPRD Minta Sekolah Tak Manfaatkan Agustusan Lakukan Tarikan Diluar Kewajaran

Penulis : lumajangsatu.com -
Komisi D DPRD Minta Sekolah Tak Manfaatkan Agustusan Lakukan Tarikan Diluar Kewajaran

Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi D DPRD Lumajang meminta kepada sekolah tidak memanfaatkan momentum Agustusan untuk melakukan tarikan yang memberatkan siswa. Jika akan ada tarikan, pihak orang tua harus dilibatkan dalam pengelolaan dana agar tidak terjadi kecurigaan.

"Kita minta agar Agustusan tidak dijadikan alasan untuk melakukan pungutan yang berlebihan untuk mennggelar acara," ujar Sugianto, ketua Komisi D DPRD Lumajang, Rabu (11/08/2016).

Sekolah juga dilarang mengkaitkan akademik dengan tarikan, semisal tidak mengelaurkan raport jika tidak lunas dalam membayar iuran. Bagi siswa tidak mampu maka wajib dibebaskan dari segala jenis dan bentuk tarikan dengan dalih apapun.

"Jangan sampai tidak lunas tarikan dikaitkan dengan akademik, semisal raportnya tidak boleh dimabil dan lainnya," papar politisi PKB itu.

Dana BOS saat ini memang tidak bisa digunakan untuk melakukan pembiyaan pengembangan sekolah. Oleh sebab itu, jika akan melakukan tarikan untuk sebuah kegiatan harus benar-benar melibatkan semua komponen disekolah, mulai siswa, dewan guru, komite dan juga wali murid.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Pj Bupati Indah Wahyuni Menjenguk Langsung

Korban Kebakaran Pabrik Kayu PT CBI Besuk Lumajang Sudah Membaik

Lumajang - Musibah kebakaran yang terjadi pada area gudang pabrik PT. Cakra Biomassa Indoenergi (PT. CBI) Desa Besuk, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, pada hari Jum'at (25/10/2024) lalu mendapatkan perhatian oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Kejadian kebakaran yang mengakibatkan 3 orang karyawannya mengalami luka bakar langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Lumajang.

Cegah Potensi Kecelakaan

PT KAI dan Dishub Lumajang Tutup Perlintasan Kereta Api Liar

Lumajang Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, menutup beberapa perlintasan liar yang tidak dilengkapi palang pintu atau penjagaan. Langkah tersebut diambil demi mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi di perlintasan ilegal yang tidak memenuhi standar keamanan.

Semakin Diminati

26 Ribu Warga Telah Berkunjung dan Manfaatkan Pelayanan di Mal Pelayanan Publik Lumajang

Lumajang - Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lumajang semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat layanan terpadu yang diminati masyarakat. Terbukti, hingga saat ini, total kunjungan ke MPP tersebut telah mencapai 26.114 pengunjung. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat Lumajang dalam memanfaatkan layanan yang tersedia untuk berbagai kebutuhan administratif, mulai dari perizinan, kependudukan, kesehatan, hingga layanan lainnya.