Sekprov Jatim : Kesenian Lumajang dan Produk Unggulannya Luar Biasa

Penulis : lumajangsatu.com -
Sekprov Jatim  : Kesenian Lumajang dan Produk Unggulannya Luar Biasa

Lumajang (lumajangsatu.com) -  Sekdaprov Jawa Timur, Akhmad Sukardi salut dengan Kesenian dan Budaya Lumajang di Gebyar Bumi Lamajang Taman Budaya "Cak Durasim", Jum'at(10/3) malam ini. Pasalnya, seninya sangat kreatif dan rancak saat ditampilkan, apalagi produk unggulannya seperti Batik Lumajang.

"Kesenian Lumajang luar biasa, saya sangat berharap nantinya Kesenian ini jadi tanggapan bagi masyarakatnya," ujar Pria Asal Sumenep itu.

Bagi dia, dengan menanggap Kesenian seperti Jaran Kencak, ikut dalam melestarikan budaya bangsa Indonesia. Jangan sampai dalam sebuah hajatan menanggap seni diluar orang Lumajang.

"Seni kita bisa hidup dan budaya unggulan, karena masyarakatnya peduli dan melestarikan," paparnya.

Sekdaprov Juga mengajak Bupati As'at tidak henti-hentinya dalam mempromosikan batik Lumajang. Selain itu, harus menyindir bawahannya untuk terus memakai batik buatan Lumajang.

"Seperti ini, kalau pakai Batik Lumajang kok ganteng ya, tapi kalo gak pake batik Lumajangan, disindir aja, kurang pantes," ungkapnya.

Dengan melestarikan Budaya dan memakai produk lokal adalah bentuk dari Otonomi Daerah. "Ini yang perlu terus dilakukan oleh Lumajang," terangnya.(ls/red)

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).

Dindikbud

Tenaga Guru Honorer 718 di Lumajang Jalani Evaluasi

Lumajang - Sebanyak 718 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang telah menjalani tahap evaluasi dalam dua kategori, yaitu Non Database (tidak ikut tahap 1) sebanyak 223 orang dan Data Based (ikut tahap 2) sebanyak 495 orang. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan regulasi dan kebutuhan lembaga.