Bupati As'at Pantau Langsung Penanganan Banjir di Rowokangkung

Penulis : lumajangsatu.com -
Bupati As'at Pantau Langsung Penanganan Banjir di Rowokangkung
Bupati As'at Malik terjun langsung melihat penanganan banjir

Lumajang (lumajangsatu.com) - Untuk kedua kalinya, kawasan di Kecamatan Rowokangkung tepatnya di Dusun Genitri direndam banjir. Hal itu terjadi karena tanggul sungai di Jatiroto jebol karena tidak mampu menahan air hujan yang turun sepanjang hari.

Pemerintah Kabupaten Lumajang langsung memberikan respon cepat dalam menangani musibah banjir disekolah titik. Tim Respon Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang melakukan langkah penanganan dengan mengevakuasi warga ke tempat aman.

"Pemerintah daerah memberikan respon yang cepat dalam mengatasi musibah banjir ini. Terjadinya banjir yang melanda pada pukul 1 dini hari tadi akibat tangkis sungai Jatiroto jebol pada 3 titik, tim BPBD sudah berada di lokasi untuk mengevakuasi warga, " ujar Drs. As'at, M.Ag, Bupati Lumajang saat meninjau lokasi banjir sambil menyerahkan sejumlah bantuan, Jumat (02/02/2018).

Bantuan yang diberikan berupa paket makanan siap saji sebanyak 243 paket kepada 240 KK yang terdampak musibah banjir di Dusun Genitri Kidul Desa Rowokangkung, Kecamatan Rowokangkung. Warga juga menyambut baik bantuan tersebut terlebih lagi diberikan oleh orang nomor satu di Lumajang.

"Saya berterima kasih kepada aparat Kecamatan bersama aparat Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas yang telah melakukan berbagai upaya. Mulai dari mencari alternatif tempat pengungsian, antisipasi luapan air, hingga ikut mengevakuasi warga," jelasnya.

Dari pantauan, banjir nampaknya masih akan lama menggunakan karena hujan hingga Jum'at sore masih tetap turun. Arus sungai yang mengarah ke Rowokangkung juga masih deras sehingga debit air tidak kunjung turun. (Yd/red)

Editor : Redaksi

Berasal dari Pesantren

Santri Pilar Peradaban Masa Depan

Lumajang - Dalam sejarah panjang peradaban umat manusia, munculnya setiap generasi yang berani memperjuangkan nilai-nilai luhur selalu menjadi tonggak perubahan besar. Di tengah dinamika dunia yang penuh tantangan ini, santri sebagai pewaris warisan spiritual dan intelektual Islam, memiliki misi besar: untuk membangun peradaban baru yang lebih mulia, lebih cemerlang, dan lebih berkah. Sebagai generasi yang ditempa dalam lingkungan pendidikan Islam yang penuh kedalaman, santri tidak hanya dibekali dengan ilmu agama, tetapi juga dengan tekad untuk mengarungi lautan perubahan zaman dengan bijaksana.