Lumajang (lumajangsatu.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyebut, Jalur Piket Nol masih rawan terjadi longsor. Untuk itu BPBD menghimbau pengendara yang melintas di sana, wajib berhati-hati.
Tebing di sejumlah titik Piket Nol memang kondisinya mengkhawatirkan. Ada sejumlah retakan. Di tambah kontur tanah di atasnya yang tidak kuat.
Baca juga: BPBD Lumajang Matangkan Mitigasi Hadapi Musim Kemarau 2026
Saat hujan deras, longsor bisa sewaktu-waktu terjadi. "Kita himbau masyarakat yang melintas di sana, baik dari arah Malang atau Lumajang untuk tetap waspada dan hati-hati," kataa Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Kesiapsiagaan, Kedaruratan, dan Logistik BPBD.
Baca juga: BPBD Lumajang Percepat Respons Darurat Usai Angin Kencang Terjang Klakah dan Gucialit
Saat ini, pasca longsor yang terjadi Jumat (14/6/2019) lalu, semua petugas memang sudah ditarik. Namun pemantuan tetap dilakukan melalui relawan yang ada.
Longsor sempat menerjang kawasan tersebut, tepatnya kilometer 55 Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro. Akibatnya jalur Lumajang-Malang via selatan itu lumpuh beberapa jam.
Baca juga: Peduli Satwa Liar, Polisi Beri Makan Monyet Kelaparan di Sumberwuluh Lumajang
Langkah cepat dilakukan oleh petugas gabungan. Dua alat berat dikerahkan. Sehingga penanganan longsor di sana bisa cepat dilakukan. Sekitar pukul 8 malam, seluruh material longsor bisa disingkirkan dari jalan. "Saat ini sudah bersih dan bisa dilalui," pungkasnya.(Nr/ls/red)
Editor : Redaksi