Lumajang (lumajangsatu.com) - Ribuan umat hindu mendatangi Pura Mandara Giri Semeru Agung di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Upacara Piodalan yang digelar setiap tahun dimulai sejak tanggal 13-26 Juli 2019.
Wira Dharma, Ketua Pemuda Hindu Dharma Senduro menyatakan penutupan dilakukan tanggal 26 Juli 2019. Ribuan umat Hindu dari beberapa Provinsi datang untuk mengikuti upacara suci tahunan tersebut.
Baca juga: Sekdes dan Kasun Baru Dilantik, Kapolsek Senduro Tekankan Integritas dan Stabilitas Desa
"Besok adalah hari terkahir mas, tahun ini adalah Piodalan akbar lima tahunan yang digelar hampir satu bulan," jelas Wira kepada Lumajangsatu.com, Kamis (25/07/2019).
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Acara Piodalan terbuka untuk umum yang ingin berwisata religi di Pura Mandara Giri Semeru Agung. Namun, ada beberapa tempat yang tidak bisa dimasuki oleh masyarakat umum, khusus para umat Hindu yang akan beribadah.
"Warga bisa datang dan melihat acar Piodalan, namun ada beberapa lokasi yang tidak bisa dimasuki sembarang orang," tutupnya.
Baca juga: Bapemperda DPRD Lumajang Matangkan Naskah Akademik Raperda Pengembangan Koperasi
Acara Piodalan menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar Pura Mandara Giri. Kuliner, penginapan mendapatkan berkah karena selama hampir sebulan tidak pernah sepi.(Yd/red)
Editor : Redaksi