Cerita Dampak Kemacetan Jangpro

Rektor Unisma Tak Lupakan Sejarah Terjebak Macet Dijemput Ojek ke Lumajang

lumajangsatu.com
Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si ( foto by Malang Post)

Lumajang (lumajangsatu.com) - Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Dr. Maskuri, M.Si tidak akan melupakan peristiwa terjebak macet dipintu keluar tol Leces-Probolinggo saat hendak mengisi acara di IAI Syarifuddin, Sabtu (27/7/2019).

"Saya tak akan melupakan sejarah ini, ke Lumajang kena macet dijemput pakai motor," kata Maskuri saat mengisi acara Greet, Meet and Study.

Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan

Bagi dia, dirinya tidak menyangka kemacetan yang terjadi di Jalur Lumajang - Probolinggo sejak malam hingga sabtu pagi. Dirinya harus meninggalkan istri di mobil untuk bisa cepat sampai diacara.

"Alhamdulillah tadi dijemput, kalau tidak bisa siang," paparnya.

Baca juga: Bapemperda DPRD Lumajang Matangkan Naskah Akademik Raperda Pengembangan Koperasi

Prof Maskuri sangat tidak menyangka kemacetan yang terjadi di Jalur Lumajang - Probolinggo sangat parah. Namun dirinya bisa mengambil hikmah dari peristiwa kemacetan sebagai perjuangan untuk hadir.

"Untung ada ide dari Pak Samsul menjemput pakai motor, tadi ojeknya hati-hati sekali. Mungkin tahu yang dibonceng adalah professor," ungkapnya.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri HPN 2026: Pers Adalah Pilar Transparansi Pembangunan

Pria lulusan Pondok Tebu Ireng sangat berharap kemacetan yang terjadi di jalur Jangpro bisa segera terselesaikan dan tidak menjadi hambatan kemajuan Lumajang.

"Semoga ada langkah kongkrit untuk menyelesaikan kemacetan," pungkasnya. (ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru