Lumajang (lumajangsatu.com) - Komunitas yang tergabung Generasi Pemuda Sukosari (GPS) Desa Pundungsari Kecamatan Tempursari membuat lapangan sepak bola. Para pemuda gotong royong tenaga dan biaya untuk melakukan perataan tanah dan penanaman rumput lapangan.
Abdul Rohman, anggota GPS menyatakan untuk pembangunan pelengsengan dibantu dari Anggaran Dana Desa (ADD). Sedangkan untuk pekerjaan pemerataan dan juga penanaman rumput dilakukan secara swadaya oleh para anak muda.
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
"Pelengsengannya dari Desa mas, untuk perataan dan penanaman rumputnya swadaya kita, baik tenaga dan biaya," jelas Rohman, Sabtu (10/08/2019).
Di Desa Pundungsari sudah ada lapangan Desa, namun jaraknya cukup jauh dari Dusun Sukosari. Para pemuda kemudian berinisiatif untuk membuat lapangan baru agar bisa dibuat latihan anak-anak kecil bermain sepak bola. "Jika ini sudah jadi, maka akan ada dua lapangan sepak bola," tuturnya.
Pemuda Pundungsari memang aktif dalam kegiatan sosial dan olahraga. Hal itu untuk menghindarkan anak muda dari melakukan hal-hal negatif seperti terjerumus pada narkoba.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
"Kalau banyak kegiatannya, bisa lupa berfikir yang lain. Hidup sehat dengan olahraga dan terhindar dari narkoba," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi