Lumajang (lumajangsatu.com) - Ada 8 Fraksi yang akan terbentuk di DPRD LUmajang sesuai dengan perolehan kursi partai politik. Ada perubahan komposisi fraksi gabungan.
Dari kasak kusuk terbentukan Fraksi. Golkar yang dulu bisa berdiri sendiri fraksi akan bergabung dengan Hanura. Sedangkan Nasdem yang dulu mendirikan fraksi sendiri, kini harus gabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN).
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Sedankan PPP yang dulu tergabung dengan PKS mampu mandiri dengan fraksi sendiri. PPP dengan 6 anggota dewan dan PKS dengan 4 anggota dewan.
PPP juga memiliki jatah salah satu anggota dewanya menjadi pimpinan DPRD. Sedangkan Demokrat meskipun bisa berdiri sendiri fraksi, tetapi terpental dari pimpinan DPRD.
Baca juga: DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lumajang Tahun Anggaran 2025
3 Parpol pemenang belum tergeser sebagai pemilik kursi terbanyak yakni PKB, PDIP dan Gerindra. "Untuk surat pembentukan Fraksi sudah dikirim ke Parpol," ungkap Sekretaris Dewan (Sekwan), Sutariyono.
Pembentukan Fraksi akan dilakukan setelah pelantikan pimpinan DPRD Definitif. Kemudian dilanjutkan pengisian alat kelengkapan dewan.
Baca juga: DPRD Lumajang Selesaikan Pembahasan LPJ Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
8 Fraksi di DPRD Lumajang 2019-2023 yakni, PKB, PDIP, Gerindra, PPP, PKS, Demokrat, Nasdem - PAN dan Golkar - Hanura. (ls/red)
Editor : Redaksi