Lumajang (lumajangsatu.com) - Kebakaran hutan di lereng gunung Semeru kembali terjadi. Kebakarn terjadi mulai hari Minggu (20/10) dan upaya pemadaman dengan melibatkan banyak relawan terus dilakukan.
Susion Kayo, Kepal Resort Ranupane Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kebakaran terjadi di blok Po'o, Doyong dan Bantengan. Lokasi kebaran dengan sumber mata air sekitar 4 kilo meter dan sangat menyilitkan dalam upaya pemadaman api.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Kembali terjadi kebakaran mulai hari Minggu, ada beberpa titik api yang terlihat," ujar Susion, Senin (21/10/2019).
Kebakaran untuk kedua kalinya sangat cepat dan menghanguskan sekitar 115 hektar. Lahan yang terbakar meliputi semak-seman, krinyu, rumput, genggeng, kasia dan cemaran gunung. "Dengan cepat kebakaran menghanguskan 115 hektar lahan mas," tuturnya.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Upaya pemadaman kebakaran melibatkan 38 personel dari TNTBS, TNI,Polri, BPBD dan masyarakat. Petugas mengerahkan 8 unit jet shooter, 2 unit mobil dan peralatan lainnya. "Kita juga buat skat api dan terus kita lakukan upaya pemadaman. Kendalanya adalah angin sangat kencang," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi