Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Dusun Bondeli Selatan Desa Sumberwuluh akan tersenyum bahagia. Pasalnya, warga sebentar lagi tidak lagi bertaruh nyawa menyebrang aliran sungai lahar Semeru untuk berkatifitas.
Abdul Azis, Pj Kades Sumberwuluh menyatakan, tim dari Kementrian PU dan DPUTR Lumajang sudah melakukan survey awal rencana pembangunan jembatan layang. Rencananya, jembatan akan dibangun sepajang 126 meter dengan bentang sungai sepanjang 147 meter.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
"Kemarinn dilakukan survey awal rencana pembangunan jembatan layang yang menyebrangi aliran sungai lahar Semeru," ujar Azis, Rabu (23/10/2019).
Akses yang dibangun bukan hanya memudahkan aktifitas warga, namun lebih pada kepentingan akses pendidikan dan kesehatan. Ada sekitar 96 kepala keluarga (KK) akan terisolir jika terjadi banjir di aliran sungai lahar Semeru.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
"Jembatan itu lebih pada pemenuhan kebutuhan pendidikan dan juga pelayanan kesehatan warga," jelasnya.
Pernah terjadi banjir selama satu minggu dan anak-anak tidak bisa sekolah ke daerah seberang. Warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan juga tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan.
"Petugas dari Puskesmas juga tidak bisa menyebrang dan warga juga tidak bisa datang ke Puskesmas," paparnya.
Azis berharap pada tahun 2020 rencana pembuatan jembatan layang itu sudah bisa direalisasikan. Warga sangat membutuhkan keberadaan jembatan, agar tidak lagi terisolir saat musim penghujan turun.(Yd/red)
Editor : Redaksi