Pasirian - AKBP Adewira Negara Siregar SIK, Kapolres Lumajang memimpin langsung Tim Cobra Tangguh mendatangi TKP pembacokan di Desa Condro Kecamatan Pasirian. Korban bernama Zumadi (40) warga Gentengan Desa Condro langsung tewas ditempat karena kehabisan banyak darah.
Adewira juga mendatangi RSUD Pasirian untuk memintai keterangan hasil visum luar dari dokter rumah sakit. Dari keterangan medis dr Niken, korban mengalami luka dibagian leher yang membuat pembuluh darah arteri dan vena nyaris putus sehingga korban mengalami banyak kehilangan darah.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
BACA JUGA
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
- Harga Cabai di Pasar Baru Lumajang Bikin Pedas Dompet
- Warga Condro Lumajang Geger Pembacokan Korban Bersimbah Darah
- Angela Satpam Cantik Jago Bela Diri Asal Jatiroto Lumajang
"Dari keterangan dokter, korban kehabisan darah sehingga tidak bisa diselamatkan," ujar AKBP Adewira Siregar, Rabu (22/01/2020).
Pelaku pembacokan bernama Zainul (33) sudah menyerahkan diri ke Polsek Pasirian. Saat ini masih dimintai keterangan untuk mengetahui motif pembacokan yang mengakibatkan nyawa melayang. "Kita sedang mintai keterangan pelaku di Polsek Pasirian," tuturnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Antara korban dan pelaku masih ada hubungan saudara dan terbilang sangat dekat. Kapolres meminta semuanya bisa menahan diri dan memasrahkan kasusnya ditangani polisi dan jangan sampai ada aksi balas dendam. "Pelaku sudah diamankan dan saya berharap tidak perlu berkembang kepada yang lain," pungkasnya.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi