Film Karya Anak Lumajang

Film Mahameru Kritik Pemerintah Sengon Geser Pisang Lumajang

lumajangsatu.com
Crew film Mahameru foto bareng Bupati Lumajang Thoriqul Haq

Lumajang - Film Mahameru karya asli anak Lumajang diputar perdana di Mopic Cinemas. Film Mahameru menceritakan tentang persahabatan anak desa dan anak kota yang terpisah karena orang tua harus pindah tugas.

Yang menarik, dalam film Mahameru juga mengandung kritik kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang. Diceritakan, ayah Farah harus pindah ke Jakarta karena bisnis ekpsor pisang Lumajang meredup akibat serbuan pohon sengon.

Baca juga: Rangkaian HUT ke-25, Demokrat Lumajang Gelar Gerakan "Langit Biru Indonesia Asri" di Sepanjang Jalan Lintas Timur

Bupati Lumajang Thoriqul Haq merespon kritik tersebut dengan mengajak masyarakat Lumajang kembali menggalakan menanam pisang. Cak Thoriq mengakui sengon lebih diminati dari pada pisang, karena sengon langsung berjejaring dengan dunia industri.

Baca juga: Ditolak Rujuk, Suami Tusuk Istri di Depan Anak di Lumajang

"Betul tadi kritik dalam film Mahameru, sengon lebih bersanding dengan industri," terang Cak Thoriq usai melihat film Mahameru, Jum'at (14/02/2020).

Apa yang harus dilakukan agar pisang kembali jadi primadona bagi warga Lumajang, pemerintah harus melakukan intervensi dengan menyiapkan bibit. Sejalan dengan itu, harus disiapkan industrinya, agar harga pisang tetap stabil dan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat.

Baca juga: Patroli Malam, Polsek Jatiroto Intensifkan Pengamanan Pertokoan dan ATM Antisipasi Kejahatan 3C

"Kita galakan lagi menanam pisang dan disiapkan industrinya agar ada jaminan harga dan kwalitasnya," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru